Zebua, Jeremy Sanohugo and Pharmawati, Kancitra (2026) LAPORAN PKM - EVALUASI PENGELOLAAN LIMBAH PADAT B3 MEDIS DI RS X. Project Report. Institut Teknologi Nasional Bandung, Bandung.
|
Text (EVALUASI PENGELOLAAN LIMBAH PADAT B3 MEDIS DI RS X)
252020062 Jeremy Sanohugo Zebua.pdf Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini membahas sistem pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di RS X berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PerMenLHK) No. P.56 Tahun 2015 tentang cara dan persyaratan teknis pengelolaan limbah B3 dari fasilitas pelayanan kesehatan. Tahapan pengelolaan yang dianalisis meliputi pengurangan, pemilahan, pewadahan, pengumpulan, pengangkutan, dan penyimpanan limbah. Upaya pengurangan dilakukan melalui penggantian alat berbasis merkuri dengan alat digital, penerapan prinsip FIFO dalam penyimpanan obat, serta pengadaan bahan kimia dalam jumlah kecil untuk meminimalkan limbah. Pemilahan dan pewadahan dilakukan langsung di sumber limbah oleh perawat, menggunakan wadah berpedal dan kantong plastik kuning berlabel sesuai jenis limbah. Pengumpulan dan pengangkutan dilakukan empat kali sehari oleh petugas cleaning service menggunakan wheelie bin tertutup dan alat pelindung diri lengkap, kemudian limbah ditimbang dan dicatat dalam logbook di TPS B3. Tempat penyimpanan sementara (TPS) RS X memiliki fasilitas yang cukup baik—berlantai kedap air, berventilasi, dan dilengkapi sistem pembersihan rutin—namun masih terdapat kekurangan seperti belum adanya tanda peringatan “BERBAHAYA: PENYIMPANAN LIMBAH MEDIS – HANYA UNTUK PIHAK BERKEPENTINGAN”, serta penyimpanan limbah yang melebihi batas waktu 180 hari. Secara keseluruhan, tingkat kesesuaian pengelolaan limbah padat medis di RS X terhadap ketentuan PerMenLHK No. P.56 Tahun 2015 mencapai sekitar 89%, dengan aspek yang perlu ditingkatkan meliputi pengurangan kemasan, pengelolaan daur ulang, perencanaan rute pengangkutan, dan keamanan area TPS. Implementasi pengelolaan limbah yang lebih disiplin dan berkelanjutan diharapkan dapat mengurangi risiko pencemaran lingkungan serta dampak kesehatan bagi petugas dan masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil rekapitulasi evaluasi pengelolaan limbah B3 di RS X dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 56 Tahun 2015 didapatkan hasil kesesuaian sebesar 89% dan tergolong sangat baik. Kata Kunci: Limbah B3 Medis, Pengelolaan Limbah B3 Medis, Rumah Sakit
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | 2 Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan > 25201 Teknik Lingkungan S1 |
| Depositing User: | Erma Sukmaida |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 07:55 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 07:55 |
| URI: | http://eprints.itenas.ac.id/id/eprint/2763 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
