TA: RANCANGAN MUSEUM PALEONTOLOGI DENGAN PENERAPAN TEMA ARSITEKTUR MODERN FUNGSIONALIS

Rifdan, Raisha Inaya (2021) TA: RANCANGAN MUSEUM PALEONTOLOGI DENGAN PENERAPAN TEMA ARSITEKTUR MODERN FUNGSIONALIS. Skripsi thesis, Institut Teknologi Nasional.

[img]
Preview
Text (Cover)
01 Cover 212015137.pdf

Download (503kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstrak)
02 Abstrak 212015137.pdf

Download (165kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Isi)
03 Daftar Isi 212015137.pdf

Download (652kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 1)
04 Bab 1 212015137.pdf

Download (316kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 2)
05 Bab 2 212015137.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
06 Daftar Pustaka 212015137.pdf

Download (150kB) | Preview

Abstract

Museum adalah lembaga, tempat penyimpanan, perawatan, pengamanan dan pemanfaatan bukti materil hasil budaya serta alam dan lingkunganya guna menunjang upaya perlindungan dan pelestarian kekayaan budaya bangsa. Pengunjung umum kurang begitu tertarik mengunjungi museum karena mereka kurang begitu peduli dengan budaya dan sejarah Indonesia. Namun, kesadaran untuk memperbanyak museum harus semakin ditingkatkan sebagai dukungan untuk ilmu pengetahuan yang dapat dikembangkan dan dirawat oleh pemerintah oleh maupun publik. Museum Paleontologi merupakan museum mengenai fosil yang hanya terfokus pada fosil hewan yaitu dinosaurus. Dengan spesies dinosaurus yang beragam dari mulai lingkup hidup darat, air, udara dan jangka waktu hidup dinosaurus yang terbagi menjadi beberapa zaman, maka rancangan museum ini akan terbentuk sesuai lingkup hidup dan zaman dimana mereka hidup yang akan membuat pengunjung dapat merasakan dengan jelas dan nyata melalui implementasi bentuk kehidupan dinosaurus pada aspek-aspek bangunan. Tema modern arsitektur fungsionalis dipilih sebagai alasan tema tersebut diwarnai dengan aliran arsitektur murni atau purism. Dalam penerapan tema Fungsionalisme, Purisme atau Rasionalisme akan mewujudkan bangunan yang bersih, murni tanpa hiasan, sederhana berupa komposisi bidang, kotak, balok dan kubus. Dengan begitu kesederhanaan bangunan dapat menciptakan estetika tersendiri dan akan tetap memunculkan inti bangunannya yaitu museum yang memiliki banyak koleksi yang tetap menonjol sebagai focus sebuah museum.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsemail
Thesis advisorTyas, Widji IndahingUNSPECIFIED
Thesis advisorRahadian, Erwin YuniarUNSPECIFIED
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
Divisions: 2 Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan > 23201 Arsitektur S1
Depositing User: Azizullah Putri Akbar
Date Deposited: 30 Mar 2021 08:45
Last Modified: 30 Mar 2021 08:45
URI: http://eprints.itenas.ac.id/id/eprint/1235

Actions (login required)

View Item View Item