Search for collections on Itenas Repository

TA: ANALISIS KESTABILAN TIMBUNAN PADA TANAH DASAR BERBENTUK LERENG DENGAN METODE ELEMEN HINGGA

SANDWIADJI, MUFIDHIANSYAH FAHMI (2020) TA: ANALISIS KESTABILAN TIMBUNAN PADA TANAH DASAR BERBENTUK LERENG DENGAN METODE ELEMEN HINGGA. Skripsi thesis, Institut Teknologi Nasional Bandung.

[img]
Preview
Text (Cover)
01 Cover 222016230.pdf

Download (225kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstrak)
02 Abstrak 222016230.pdf

Download (55kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Isi)
03 Daftar Isi 222016230.pdf

Download (394kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 1)
04 Bab 1 222016230.pdf

Download (354kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 2)
05 Bab 2 222016230.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
06 Daftar Pustaka 222016230.pdf

Download (51kB) | Preview

Abstract

Lereng timbunan umumnya digunakan untuk badan jalan raya. Sifat teknis lereng timbunan dipengaruhi oleh jenis tanah, derajat kepadatan tanah dan cara penimbunan di lapangan. Analisis terpisan harus dilakukan pada lereng timbunan, yaitu kondisi jangka pendek (saat penimbunan selesai), kondisi jangka panjang (setelah masa konstruksi) dan gangguan gempa. Analisis stabilitas menggunakan metode Elemen Hingga pada program PLAXIS 2D dengan memodelkan tinggi timbunan dan kemiringan tanah dasar bervariasi tanpa perkuatan dan dengan perkuatan rock fill sehingga diperoleh kebutuhan rock fill agar faktor keamanan memenuhi syarat. Hasil analisis dengan kemiringan tanah dasar 1V:8H diperoleh kebutuhan rock fill pada timbunan lempung dengan tinggi 5m, 10m, 15m dan 20m masing-masing sebesar 0%, 24.7%, 45.5% dan 59.1% sedangkan pada timbunan pasir sebesar 14.5%, 43.2%, 62.4% dan 71.4%. Pada kemiringan tanah dasar 1V:6H diperoleh kebutuhan rock fill pada masing-masing ketinggian timbunan lempung sebesar 5%, 45.8%, 59.3% dan 66.6%, sedangkan pada timbunan pasir sebesar 33.1%, 62.3%, 71.9% dan 73.2%. Pada kemiringan tanah dasar 1V:4H diperoleh kebutuhan rock fill pada masing-masing ketinggian timbunan lempung sebesar 48.9%, 66.7%, 75.6% dan 81.3%, sedangkan pada timbunan pasir sebesar 60.1%, 72.6%, 80.5% dan 84%. Hasil analisis variasi jenis mesh pada tinggi timbunan 10 meter tanpa perkuatan terhadap kemiringan tanah dasar 1V:8H menghasilkan nilai faktor keamanan yang tidak jauh berbeda antar jenis mesh, hal ini dikarenakan lapisan pada timbunan yang dimodelkan relatif rapat. Analisis geometri tanah dasar bertangga dengan geometri tanah dasar lurus pada tinggi timbunan 5 meter terhadap kemiringan tanah dasar 1V:4H tanpa dan dengan perkuatan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap faktor keamanan. Kata kunci: stabilitas lereng, timbunan, tanah dasar, rock fill, metode Elemen Hingga, PLAXIS 2D

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsemail
Thesis advisorIkhya, IkhyaUNSPECIFIED
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: 2 Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan > 22201 Teknik Sipil S1
Depositing User: Erma Sukmaida
Date Deposited: 23 Mar 2021 02:07
Last Modified: 20 May 2021 05:56
URI: http://eprints.itenas.ac.id/id/eprint/1134

Actions (login required)

View Item View Item