Pengaruh Temperatur Heat Treatment Pada Proses Hardening Terhadap Terbentuknya Matrik Martensite Dalam Terbentuknya Mikro Logam Baja AISI 1005

Agustriyana, Lisa and -, Sarjiyana and -, Nurchajat (2020) Pengaruh Temperatur Heat Treatment Pada Proses Hardening Terhadap Terbentuknya Matrik Martensite Dalam Terbentuknya Mikro Logam Baja AISI 1005. In: Seminar Nasional – XIX Rekayasa dan Aplikasi Teknik Mesin di Industri, 17 Desember 2020, Kampus Institut Teknologi Nasional - Bandung.

[img]
Preview
Text
Pengaruh Temperatur Heat Treatment Pada Proses Hardening Terhadap.pdf

Download (663kB) | Preview

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin cepat di era globalisasi menuntut berbagai upaya peningkatan penelitian inovasi dalam segala bidang. Dimana upaya penelitian tersebut lebih ditekankan kepada tujuan-tujuan tertentu seperti efisiensi dan efektifitas produksi, penghematan, dan menghasilkan luaran yang berupa suatu produk atau metode yang memiliki nilai guna yang tinggi dan bermanfaat bagi masyarakat. Seperti halnya bagi industri otomotif dalam memenuhi permintaan pasar untuk menghasilkan produk yang mampu memenuhi kualifikasi dalam hal kenyamanan, efisiensi bahan bakar, keselamatan berkendara serta kebutuhan masyarakat akan kendaraan yang semakin meningkat maka kualitas merupakan aspek penting yang menjadi target perusahaan saat ini. Salah satu contoh aplikasi material yang digunakan untuk body kendaraan harus memiliki karakteristik ringan, mampu bentuk yang baik namun kuat, mampu las, tahan korosi dan mampu diperbaiki untuk itu perlu dilakukan upaya penelitian terkait proses perlakuan bahan tersebut salah satunya dengan heat treatment melalui proses hardening dengan tujuan terbentuknya struktur martensite namun masih memenuhi kualifikasi mampu bentuk (formability) yang baik. Tujuan penelitian adalah untuk mencari % martensite yang terbentuk akibat proses heat treatment Dari proses heat treatment dengan menggunakan variasi suhu 7500C,7700C,8000C,8300C,8700C,dan 9100C dengan holding time 30 menit dan media quenching adalah air. Metode yang digunakan untuk menghitung % matrik martensite didapatkan dengan menyebarkan kertas kalkir milimeter blok per 100 mm2 diatas/dipermukaan hasil foto mikrostruktur secara acak dengan jumlah sebaran 30 kertas dengan ukuran 10x10 mm per foto, kemudian menghitung jumlah prosentase bercak yang berwarna hitam yang mengindikasikan struktur martensite kemudian warna putih adalah ferite,kelabu bainite dan retained austenite pada temperatur perlakuan pada suhu 750 ˚C – 800˚C serta full austenite terbentuk pada suhu 870 ˚C - 910 ˚C Dari hasil penelitian menunjukkan % martensite paling tinggi terbentuk pada suhu 8000C dan paling rendah suhu 910 0C.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Karya Tulis Ilmiah
Depositing User: Agus Wardana
Date Deposited: 01 Feb 2021 02:31
Last Modified: 01 Feb 2021 02:31
URI: http://eprints.itenas.ac.id/id/eprint/842

Actions (login required)

View Item View Item