Rancangan Ruang Luar Akibat Perubahan Fungsi Bangunan ditinjau dari Aspek Keberlanjutan, Studi Kasus: Rumah tiga villa J. Ir. H. Djuanda (Dago) Bandung

Septianto, Eggi and Hasim, Irfan Sabarilah (2018) Rancangan Ruang Luar Akibat Perubahan Fungsi Bangunan ditinjau dari Aspek Keberlanjutan, Studi Kasus: Rumah tiga villa J. Ir. H. Djuanda (Dago) Bandung. In: Seminar Nasional Rekayasa dan Desain Itenas 2018, Tema: Peranan Rekayasa dan Desain dalam Percepatan Pembangunan Nasional Berkelanjutan, 4 Desember 2018, Kampus Institut Teknologi Nasional - Bandung.

[img]
Preview
Text
A-11 Rancangan Ruang Luar.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Perkembangan perekonomian terjadi di seluruh wilayah Kota Bandung, akibat dari perkembangan perekonomian tersebut banyaknya bangunan-bangunan komersial yang merubah fungsi tertentu maupun fungsi bangunan lama ke bangunan baru. Salah satu perubahan yang signifikan terjadi di koridor Jl.IrH.Djuanda (Dago) dimana terjadi perubahan fungsi dan aktivitas dari hunian menjadi fungsi lain. Perubahan fungsi pada beberapa bangunan di Jl.Ir. H.Djuanda seperti pada bangunan tiga villa (de drie lokomotive) dari unit hunian menjadi bangunan komersil yang menyebabkan berubahnya beberapa elemen pada bangunan dan ruang luar sekitar massa bangunan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan cara studi literature, wawancara dan observasi lapangan untuk mengetahui perubahan ruang luar dari masssa bangunan tiga villa akibat perubahan fungsi bangunan. Hasil penelitian yang dilakukan pada tiga rumah vila dapat menggambarkan bahwa perubahan fungsi menyebabkan terjadinya perubahan massa bangunan dan desain juga besaran dari ruang terbuka. Perubahan fungsi hunian menjadi komersial perdagangan yang terjadi pada site 3 no.111 , site 2 no.113 kembali menjadi fungsi hunian yang awalnya fungsi komersial perdagangan dan site 1 no.115 tidak terjadi perubahan fungsi sejak awal tetap sebagai fungsi hunian. Akibat perubahan fungsi ini komposisi dari massa bangunan beserta ruang terbuka dan ruang terbuka hijau masing masing site berbeda. Luasan massa bangunan site 3 no.111 bertambah sebesar 66%, site 2 no.113 tidak mengalami penambahan massa bangunan, site 1 no.111 bertambah 30%. Komposisi ruang terbuka dan ruang terbuka hijau, site 3 no.111 ruang terbuka 22% - ruang terbuka hijau 0%, site 2 no.113 ruang terbuka 23% - ruang terbuka hijau 40%, site 1 no.111 ruang terbuka 19% - ruang terbuka hijau 44%. Kata kunci: Perubahan Fungsi dan Aktivitas, Ruang Terbuka.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
Divisions: Paper
Depositing User: Agus Wardana
Date Deposited: 27 Dec 2018 02:48
Last Modified: 27 Dec 2018 02:48
URI: http://eprints.itenas.ac.id/id/eprint/244

Actions (login required)

View Item View Item