Search for collections on Itenas Repository

PERKIRAAN WILLINGNESS TO PAY PENGGUNA MOBIL PENUMPANG UNTUK MENGURANGI RISIKO KECELAKAAN LALULINTAS

Sudiatmono, Dwi Prasetyanto and Elkhasnet, - (2014) PERKIRAAN WILLINGNESS TO PAY PENGGUNA MOBIL PENUMPANG UNTUK MENGURANGI RISIKO KECELAKAAN LALULINTAS. In: Konferensi Nasional Teknik Sipil 8 (KoNTekS8), 16 - 18 Oktober 2014, Institut Teknologi Nasional - Bandung.

[img]
Preview
Text
e OK 2014-10 (Konteks 08) Perkiraan Willingness to Pay Pengguna Mobil Penumpang.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Indonesia memiliki masalah kecelakaan di jalan yang serius dengan lebih dari 10.000 kematian setiap tahunnya. Biaya kecelakaan lalu lintas di jalan perlu diperkirakan agar dapat diketahui seberapa jauh pengaruhnya bagi perekonomian nasional. Selain itu, biaya kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu faktor yang menjadi pertimbangan dalam penerapan kebijakan keselamatan jalan. Dibeberapa negara berkembang, termasuk Indonesia, biaya kecelakaan lalulintas telah dievaluasi secara tradisional menggunakan Metode Human Capital. Pendekatan ini mempunyai kelemahan karena hanya difokuskan pada dampak ekonomi hilangnya nyawa seseorang dan tidak memperhitungkan nilai kenikmatan hidup yang hilang. Pendekatan lain menyatakan bahwa rasa sakit, penderitaan, dan kehilangan kualitas hidup akibat kecelakaan lalulintas lebih baik dinilai melalui pendekatan ekonomi yang disebut dengan pendekatan Willingness-To-Pay. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan nilai Willingness-To-Pay (WTP) untuk mengurangi risiko korban meninggal akibat kecelakaan lalulintas di Kota Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. Kuesioner dirancang bagi responden pengguna mobil penumpang. Analisis pilihan diskrit digunakan untuk menjelaskan pilihan responden antara jalan non-tol dan jalan tol. Pilihan tersebut merupakan fungsi ciri sosio ekonomi dan daya tarik pilihan. Konsep utilitas digunakan untuk menyatakan daya tarik suatu alternatif pilihan. Eksperimen Stated Choice (SC) dilakukan untuk mengetahui preferensi responden terhadap atribut waktu tempuh perjalanan, jumlah korban meninggal, dan biaya perjalanan. Nilai WTP akan diperoleh berdasarkan model utilitas dimana responden memilih alternatif yang memberikan nilai utilitas terbesar. Hasil memperlihatkan bahwa nilai WTP untuk Kota Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya masing-masing adalah Rp. 3.337, Rp. 3.476, Rp. 3.425, dan Rp. 3.431. Perbedaan hasil ini dimungkinkan karena adanya perbedaan dalam pemahaman penggunaan jalan tol.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Paper
Depositing User: Azizullah Putri Akbar
Date Deposited: 24 Feb 2023 08:00
Last Modified: 24 Feb 2023 08:00
URI: http://eprints.itenas.ac.id/id/eprint/2158

Actions (login required)

View Item View Item