Search for collections on Itenas Repository

TA: PENGARUH KEBERADAAN INDUSTRI BONEKA TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PEKERJA INDUSTRI BONEKA di DESA SAYATI, KABUPATEN BANDUNG

Widiardy, Miky (2021) TA: PENGARUH KEBERADAAN INDUSTRI BONEKA TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PEKERJA INDUSTRI BONEKA di DESA SAYATI, KABUPATEN BANDUNG. Skripsi thesis, Institut Teknologi Nasional Bandung.

[img]
Preview
Text (Cover)
01.pdf

Download (166kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstrak)
02.pdf

Download (58kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Isi)
03.pdf

Download (122kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 1)
04.pdf

Download (296kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 2)
05.pdf

Download (274kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
06.pdf

Download (219kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keberadaan industri terhadap kondisi sosial ekonomi pekerja industri boneka di Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung. Kondisi sosial pekerja dilihat dari indikator tingkat Pendidikan dan kesehatan, sedangkan pada kondisi ekonomi dilihat dari aspek tingkat pendapatan dan kesejahteraan hidup. Populasi dari penelitian ini adalah masyarakat di Desa Sayati, yang bekerja di industri. Dalam penelitian ini, penentuan sampel berdasarkan metode purposive sampling dengan responden sebanyak 50 responden. Sumber data penelitian ini adalah data primer. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner dan melakukan observasi langsung ke Desa Sayati, yang kemudian di analisis dengan metode deskriptif. Secara umum bahwa keberadaan industri di Desa Sayati memberikan pengaruh terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat, sedangkan hasil penelitian disini menunjukan bahwa keberadaan industri boneka di Desa Sayati memberikan pengaruh yang baik terhadap kondisi sosial ekonomi pekerja industri boneka dibandingkan sebelum menjadi pekerja industri boneka, antara lain : pada tingkat pendapatan yang dimiliki menjadi bertambah, kemudian pada tingkat pendidikan membuat lebih baik dari tamatan SMP menjadi SMA juga dapat memilih tempat sekolah yang lebih memadai, kemudian pada tingkat kesehatan membuat tujuan berobat menjadi ke tempat yang lebih bagus juga memadai yang dikarenakan pendapatannya sudah bertambah akan tetapi masih terdapat yang kurang berminat untuk berobat ke tempat yang memadai dengan alasan beli obat di warung sudah cukup, dan pada tingkat kesejahteraan hidup menjadi lebih baik dengan dapat memenuhi kebutuhan primer,sekunder dan tersier yang antara lain memiliki alat transportasi pribadi, alat komunikasi juga alat elektronik lainnya juga dilihat dari status kepemilikan tempat tinggal menjadi milik sendiri juga dari status bangunan yang permanen. Kata kunci: Keberadaan Industri, Kondisi Sosial Ekonomi, Pekerja Industri

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsemail
Thesis advisorAzahro, MustoviaUNSPECIFIED
Divisions: 2 Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan > 35201 Perencanaan Wilayah dan Kota S1
Depositing User: Erma Sukmaida
Date Deposited: 29 Apr 2021 01:36
Last Modified: 29 Apr 2021 01:42
URI: http://eprints.itenas.ac.id/id/eprint/1618

Actions (login required)

View Item View Item