TA: KETERSEDIAAN LAHAN UNTUK KAWASAN PUSAT PEMERINTAHAN PROVINSI JAWA BARAT (Studi Kasus: Kecamatan Kertajati)

Irhamulloh, Naufal Fawaz (2020) TA: KETERSEDIAAN LAHAN UNTUK KAWASAN PUSAT PEMERINTAHAN PROVINSI JAWA BARAT (Studi Kasus: Kecamatan Kertajati). Skripsi thesis, Institut Teknologi Nasional Bandung.

[img]
Preview
Text (Cover)
01 Cover 242016108.pdf

Download (576kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstrak)
02 Abstrak 242016108.pdf

Download (119kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Isi)
03 Daftar Isi 242016108.pdf

Download (129kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 1)
04 Bab 1 242016108.pdf

Download (158kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 2)
05 Bab 2 242016108.pdf

Download (158kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
06 Daftar Pustaka 242016108.pdf

Download (223kB) | Preview

Abstract

pemerintahan maka perlu dilakukan pemindahan pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat. Pusat pemerintahan Jawa Barat yang saat ini berada di Kota Bandung memiliki beberapa permasalahan antara lain keterbatasan daya dukung Kota Bandung, antisipasi perkembangan wilayah kedepan, dan tuntutan pemerintahan wilayah. Hasil dari pengkajian yang dilakukan oleh dinas Perumahan dan Permukiman Jawa Barat memunculkan tiga calon lokasi yang dianggap memenuhi syarat secara regulasi, dan sosial ekonomi, tiga calon lokasi tersebut salah satunya adalah Kecamatan Kertajati yang ada di Kabupaten Majalengka. Kawasan Pusat Pemerintahan Jawa Barat yang baru ini memungkinkan untuk pengkajian dari aspek fisik khususnya kemampuan lahan, kesesuaian lahan, kebutuhan lahan, dan ketersediaan lahan untuk mengetahui apakah Kawasan Kertajati mendukung secara fisik kegiatan yang ada sebagai pusat pemerintahan Jawa Barat yang baru. Dalam penelitian ini metode yang akan digunakan antara lain kemampuan lahan dengan tahapan overlay dan analisis kuantitatif (Pembobotan), kemudian analisis kesesuaian lahan ini untuk menentukan arahan rasio tutupan lahan, arahan ketinggian bangunan, dan kesesuaian antara guna lahan dan fungsi kawasan/pola ruang. Analisis kebutuhan lahan. Kawasan perkantoran pusat pemerintahan menggunakan Permen PUPR no 22 tahun 2018 tentang pembangunan bangunan negara dan Pedoman Perencanaan dan Pengoperasian Fasilitas Parkir, Dirjen Perhubungan Darat 1998. Sedangkan analisis ketersediaan lahan merupakan analisis gabungan dari hasil analisis dilihat dari kemampuan lahan, ketersediaan kawasan budidaya dan arahan rasio tutupan lahan. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan lahan Kecamatan Kertajati didominasi oleh kemampuan kelas d dengan luas sebesar 11.616 Ha atau sebesar 84% dari keseluruhan wilayah kecamatan Kertajati juga didominasi oleh fungsi wilayah yang 99% dari wikayah ini merupakan kawasan budidaya, Kecamatan Kertajati didominasi oleh rasio tutupan lahan maksimal 30% Arahan ketinggian bangunan maksimal 3 lantai. Kebutuhan lahan kebutuhan lahan perkantoran untuk pusat pemerintahan yang baru berkisar 137 Ha secara keseluruhan untuk efisiensi dan estetika ruang maka ada beberapa perkantoran yang dibangun dengan 3 lantai. ketersediaan lahan yang ada pada Kecamatan Kertajati dapat dinilai layak untuk dijadikan pusat pemerinatahan baru Jawa Barat. Kata Kunci: Ketersediaan Lahan, Kebutuhan Lahan, Pusat Pemerintahan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsemail
Thesis advisorBudiyantini, YantiUNSPECIFIED
Divisions: 2 Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan > 35201 Perencanaan Wilayah dan Kota S1
Depositing User: Erma Sukmaida
Date Deposited: 27 Apr 2021 07:04
Last Modified: 20 Sep 2021 08:39
URI: http://eprints.itenas.ac.id/id/eprint/1586

Actions (login required)

View Item View Item