TA: ANALISIS KETIMPANGAN ANTAR WILAYAH PEMBANGUNAN DI PROVINSI JAWA BARAT

DARMAWAN, FARIS (2020) TA: ANALISIS KETIMPANGAN ANTAR WILAYAH PEMBANGUNAN DI PROVINSI JAWA BARAT. Skripsi thesis, Institut Teknologi Nasional Bandung.

[img]
Preview
Text (Cover)
01 Cover 242016002.pdf

Download (701kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstrak)
02 Abstrak 242016002.pdf

Download (53kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Isi)
03 Daftar Isi 242016002.pdf

Download (109kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 1)
04 Bab 1 242016002.pdf

Download (514kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 2)
05 Bab 2 242016002.pdf

Download (371kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
06 Daftar Pustaka 242016002.pdf

Download (114kB) | Preview

Abstract

Ketimpangan wilayah adalah perbedaan atau ketidaksamaan karakteristik, fenomena atau kondisi lokasi dan terjadi minimal diantara dua entitas dari struktur wilayah (Kutscherauer, 2010). Ketimpangan wilayah sudah sering menjadi permasalahan utama pada suatu negara yang terus berkelanjutan, sehingga masih sulit diselesaikan hingga sekarang. Ketimpangan wilayah dipicu oleh beberapa hal antara lain, perbedaan potensi daerah yang sangat besar, perbedaan kondisi demografis dan ketenagakerjaan, dan perbedaan kondisi sosial budaya antar wilayah. WP Bodebekpunjur mendominasi kegiatan perekonomian mencapai 60% PDRB dan kependudukan yang tinggi sebesar 32,3% di Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi ketimpangan antar wilayah pembangunan di Provinsi Jawa Barat. Variabel yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari jumlah penduduk, tenaga kerja, rasio pelayanan jalan, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, PDRB, pendapatan perkapita, laju pertumbuhan ekonomi, PMA, dan PMDN. Metode yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari pembuatan nilai indeks, analisis rank size rule, dan analisis faktor. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai distribusi ketimpangan indeks keselurahan variabel adalah 0,630 dan dikategorikan mengalami ketimpangan. WP Bodebekpunjur berada di rangking-1 menjadi wilayah pembangunan yang sangat maju di Jawa Barat. Berdasarkan hasil analisis faktor terdapat 3 faktor yang terbentuk yang mempengaruhi ketimpangan wilayah. Faktor ke-1 mempunyai variabel-variabel yaitu jumlah penduduk, jumlah tenaga kerja, faslitas pendidikan, PMA, dan PMDN. Faktor ke-2 mempunyai variabel-vairabel yaitu pendapatan perkapita, dan laju pertumbuhan ekonomi. Faktor ke-3 mempunyai variabel-vairabel yaitu fasilitas kesehatan, rasio pelayanan jalan, dan PDRB. Kata Kunci: Ketimpangan Wilayah, Rank Size Rule, Analisis Faktor

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsemail
Thesis advisorSetiobudi, AkhmadUNSPECIFIED
Divisions: 2 Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan > 35201 Perencanaan Wilayah dan Kota S1
Depositing User: Erma Sukmaida
Date Deposited: 12 Apr 2021 07:33
Last Modified: 02 Jun 2021 03:54
URI: http://eprints.itenas.ac.id/id/eprint/1411

Actions (login required)

View Item View Item